Kamis, 21 April 2011

Memanfaatkan Liburan


BERWISATA

Temen-temen bisa berwisata ke tempat yang belum dikunjungi. Sekalipun itu daerah di tengah ibukota. Saya sendiri dulu belum pernah tahu tentang apa itu Grand Indonesia. Waktu saya liburan dulu, saya manfaatkan waktu tersebut untuk sekedar berjalan-jalan di Grand Indonesia. Ya, cuma jalan-jalan, lagipula saya juga orang pas-pas an. Bukan tipe orang-orang berduit yang datang ke Grand Indonesia pada umumnya. Kesimpulan saya pada Mall Town tersebut yakni kreatif, inovatif, dan menarik. Tak lupa bagus juga buat sesi foto-foto, hehe. :-P Mengenai apa itu Grand Indonesia, kamu bisa mengecek website resminya. ;-)

Tapi tetep deh, kalau temen-temen berkunjung ke tempat yang masih asri nan sepi dari polusi, itu tempat yang top deh. :-D Hehe

MENGEMBANGKAN POTENSI HARDSKILL.

Maksud hardskill di sini yakni kemampuan akademis teman-teman. Rencana saya liburan semester depan, saya pengen les TOEFL di Surabaya. Ya, jika merunut pada orang-orang yang sudah bekerja, hal tersebut sangat penting dan hal tersebut akan sangat sulit sekali dilakukan setelah memasuki dunia kerja. Hm, mengenai TOEFL, waktu SMA nilai TOEFL saya masih lumayan (lolos untuk kategori pelajar). Kemudian waktu kuliah juga pernah dites lagi. Hasilnya agak mengecewakan, bahkan tidak lulus dalam kategori pelajar. Semoga dengan les TOEFL ini bisa lolos tingkat sarjana. Hehe. :-P Amin.

MENGEMBANGKAN POTENSI SOFTSKILL.

Rencana saya pada liburan semester depan, saya ingin belajar masak dan desain. Loh? Kok belajar masak? Kayak cewek aja? Begini loh, saya pengen belajar bikin bakpao. Kan saya pengen punya impian memiliki usaha bakpao. Hehe. Lalu saya juga pengen belajar desain. Mulai dari desain logo, desain poster, dan desain website yang dibuat dari GIMP atau Inkscape (bukan Photoshop atau CorelDraw). Kenapa saya pilih GIMP dan Inkscape? Karena software tersebut termasuk dalam kategori freeware. Kalo Photoshop dan CorelDraw kan berbayar tuh. Nah kalo kita make crack untuk memakainya, sama aja kita membajak dong. Eleh eleh kalau hasil karya yang dijual itu menggunakan software bajakan. Hiii. Makan duit haram.

BEKERJA PARUH WAKTU.

Semasa liburan panjang kuliah saya (Bulan Juni hingga Agustus), banyak sekali kerja paruh waktu yang ditawarkan. Mulai dari kerja kontrak selama sebulan atau dua bulan lamanya. Sayang, waktu itu saya sedang menjalani Program Semester Pendek percepatan kelulusan di fakultas saya. Mengenai rencana saya, Insya Allah tips ini akan dilakukan di liburan tahun ketiga kuliah. Nantinya saya akan menghabiskan waktu liburan saya dengan bekerja paruh waktu sekaligus magang. Bagai peribahasa satu kayuhan dua tiga pulau terlampaui, di samping saya bekerja paruh waktu menghabiskan waktu liburan, saya juga menghabiskan jatah SKS tanggungan saya di kuliah. Selain itu, saya juga akan melunasi perjanjian yang telah saya sepakati dengan pihak pemberi beasiswa CIMB Niaga untuk pernah magang di tempat tersebut selama kuliah. Ya, lumayan juga lah walaupun dengan gaji karyawan tingkat 6 atau 8. Hehe.

Dsb. Tenang, MASIH BANYAK kok tips-tips yang bisa disampaikan, namun biar temen-temen penasaran, maka AMYunus belum tulis di sini. ~ngeles kehabisan ide. Hehe. :-P

Oia, mengenai kegiatan di atas, teman-teman bisa melakukannya bersama keluarga, berkunjung ke tempat kerabat jauh, atau sahabat. Teman-teman tidak harus melulu hanya asik sendiri dengan liburan temen-temen. Jadi selain mendapat libur yang menghibur, juga mendapat libur yang mempererat tali silaturrahmi atau persaudaraan temen-temen dengan orang sekitar. :-D Seru kan?!

Sebelum mengakhiri artikel ini, saya juga pengen ngasih temen-temen artikel nih tentang manfaat dari liburan buat kesehatan temen-temen. Artikel ini saya baca di http://www.untukku.com

Hidup lebih lama
Suatu penelitian yang dilakukan terhadap 749 wanita yang berumur 45-64 tahun di Amerika menunjukkan baik ibu rumah tangga maupun wanita kerja yang mengambil liburan memiliki peningkatan signifikan dalam penurunan serangan jantung. Ibu rumah tangga yang mengambil liburan sekali dalam enam tahun atau kurang memiliki hampir dua kali resiko timbulnya serangan jantung dibanding yang berlibur dua atau lebih per tahun.

Menjaga sel otak
James Sands dari South Coast Institute for Applied Gerontology meneliti 112 wanita yang berumur 65-92 dan menemukan ada suatu hubungan antara rutinitas hidup yang banyak dengan menurunnya fungsi intelektual. Meskipun ada hubungan positif antara liburan dengan fungsi intelektual.

Meningkatkan kepuasan hidup
Linda Hoopes dan John Lounsbury, peneliti Departemen Psikologi Universitas Tennessee mensurvey 128 pegawai sebelum dan sesudah liburan. Mereka menemukan ada suatu peningkatan dalam kepuasan hidup setelah liburan.

Menurunkan ketegangan
Stress eksternal dan kegiatan kehidupan baik di tempat kerja atau rumah dapat membuat seseorang merasa gembira atau stress. Gejala-gejalanya termasuk perasaan lelah, tidak memiliki dorongan, tidak tertarik melakukan sesuatu, tidak antusias dan bahkan perasaan takut. Peneliti dari Departemen Psikologi Universitas Tel Aviv. Mina Westman dan Dove Eden menemukan perasaan tertekan dalam 76 pegawai menurun signifikan selama liburan.

Memperbaiki kehidupan keluarga
Dilaporkan dalam An experiment in leisure (Science Journal, 1968), W.J. Kaiser menganalisa respon dari 390 pegawai pabrik baja yang melakukan liburan selama 13 minggu. Ia menemukan liburan ternyata dapat memberikan keuntungan bagi kehidupan keluarga. Para pekerja dilaporkan lebih tertarik dan berbagi kegiatan dengan pasangan dan anak-anak mereka.

artikel ini cuma copypaste :) hihi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih :)

Kamis, 21 April 2011

Memanfaatkan Liburan


BERWISATA

Temen-temen bisa berwisata ke tempat yang belum dikunjungi. Sekalipun itu daerah di tengah ibukota. Saya sendiri dulu belum pernah tahu tentang apa itu Grand Indonesia. Waktu saya liburan dulu, saya manfaatkan waktu tersebut untuk sekedar berjalan-jalan di Grand Indonesia. Ya, cuma jalan-jalan, lagipula saya juga orang pas-pas an. Bukan tipe orang-orang berduit yang datang ke Grand Indonesia pada umumnya. Kesimpulan saya pada Mall Town tersebut yakni kreatif, inovatif, dan menarik. Tak lupa bagus juga buat sesi foto-foto, hehe. :-P Mengenai apa itu Grand Indonesia, kamu bisa mengecek website resminya. ;-)

Tapi tetep deh, kalau temen-temen berkunjung ke tempat yang masih asri nan sepi dari polusi, itu tempat yang top deh. :-D Hehe

MENGEMBANGKAN POTENSI HARDSKILL.

Maksud hardskill di sini yakni kemampuan akademis teman-teman. Rencana saya liburan semester depan, saya pengen les TOEFL di Surabaya. Ya, jika merunut pada orang-orang yang sudah bekerja, hal tersebut sangat penting dan hal tersebut akan sangat sulit sekali dilakukan setelah memasuki dunia kerja. Hm, mengenai TOEFL, waktu SMA nilai TOEFL saya masih lumayan (lolos untuk kategori pelajar). Kemudian waktu kuliah juga pernah dites lagi. Hasilnya agak mengecewakan, bahkan tidak lulus dalam kategori pelajar. Semoga dengan les TOEFL ini bisa lolos tingkat sarjana. Hehe. :-P Amin.

MENGEMBANGKAN POTENSI SOFTSKILL.

Rencana saya pada liburan semester depan, saya ingin belajar masak dan desain. Loh? Kok belajar masak? Kayak cewek aja? Begini loh, saya pengen belajar bikin bakpao. Kan saya pengen punya impian memiliki usaha bakpao. Hehe. Lalu saya juga pengen belajar desain. Mulai dari desain logo, desain poster, dan desain website yang dibuat dari GIMP atau Inkscape (bukan Photoshop atau CorelDraw). Kenapa saya pilih GIMP dan Inkscape? Karena software tersebut termasuk dalam kategori freeware. Kalo Photoshop dan CorelDraw kan berbayar tuh. Nah kalo kita make crack untuk memakainya, sama aja kita membajak dong. Eleh eleh kalau hasil karya yang dijual itu menggunakan software bajakan. Hiii. Makan duit haram.

BEKERJA PARUH WAKTU.

Semasa liburan panjang kuliah saya (Bulan Juni hingga Agustus), banyak sekali kerja paruh waktu yang ditawarkan. Mulai dari kerja kontrak selama sebulan atau dua bulan lamanya. Sayang, waktu itu saya sedang menjalani Program Semester Pendek percepatan kelulusan di fakultas saya. Mengenai rencana saya, Insya Allah tips ini akan dilakukan di liburan tahun ketiga kuliah. Nantinya saya akan menghabiskan waktu liburan saya dengan bekerja paruh waktu sekaligus magang. Bagai peribahasa satu kayuhan dua tiga pulau terlampaui, di samping saya bekerja paruh waktu menghabiskan waktu liburan, saya juga menghabiskan jatah SKS tanggungan saya di kuliah. Selain itu, saya juga akan melunasi perjanjian yang telah saya sepakati dengan pihak pemberi beasiswa CIMB Niaga untuk pernah magang di tempat tersebut selama kuliah. Ya, lumayan juga lah walaupun dengan gaji karyawan tingkat 6 atau 8. Hehe.

Dsb. Tenang, MASIH BANYAK kok tips-tips yang bisa disampaikan, namun biar temen-temen penasaran, maka AMYunus belum tulis di sini. ~ngeles kehabisan ide. Hehe. :-P

Oia, mengenai kegiatan di atas, teman-teman bisa melakukannya bersama keluarga, berkunjung ke tempat kerabat jauh, atau sahabat. Teman-teman tidak harus melulu hanya asik sendiri dengan liburan temen-temen. Jadi selain mendapat libur yang menghibur, juga mendapat libur yang mempererat tali silaturrahmi atau persaudaraan temen-temen dengan orang sekitar. :-D Seru kan?!

Sebelum mengakhiri artikel ini, saya juga pengen ngasih temen-temen artikel nih tentang manfaat dari liburan buat kesehatan temen-temen. Artikel ini saya baca di http://www.untukku.com

Hidup lebih lama
Suatu penelitian yang dilakukan terhadap 749 wanita yang berumur 45-64 tahun di Amerika menunjukkan baik ibu rumah tangga maupun wanita kerja yang mengambil liburan memiliki peningkatan signifikan dalam penurunan serangan jantung. Ibu rumah tangga yang mengambil liburan sekali dalam enam tahun atau kurang memiliki hampir dua kali resiko timbulnya serangan jantung dibanding yang berlibur dua atau lebih per tahun.

Menjaga sel otak
James Sands dari South Coast Institute for Applied Gerontology meneliti 112 wanita yang berumur 65-92 dan menemukan ada suatu hubungan antara rutinitas hidup yang banyak dengan menurunnya fungsi intelektual. Meskipun ada hubungan positif antara liburan dengan fungsi intelektual.

Meningkatkan kepuasan hidup
Linda Hoopes dan John Lounsbury, peneliti Departemen Psikologi Universitas Tennessee mensurvey 128 pegawai sebelum dan sesudah liburan. Mereka menemukan ada suatu peningkatan dalam kepuasan hidup setelah liburan.

Menurunkan ketegangan
Stress eksternal dan kegiatan kehidupan baik di tempat kerja atau rumah dapat membuat seseorang merasa gembira atau stress. Gejala-gejalanya termasuk perasaan lelah, tidak memiliki dorongan, tidak tertarik melakukan sesuatu, tidak antusias dan bahkan perasaan takut. Peneliti dari Departemen Psikologi Universitas Tel Aviv. Mina Westman dan Dove Eden menemukan perasaan tertekan dalam 76 pegawai menurun signifikan selama liburan.

Memperbaiki kehidupan keluarga
Dilaporkan dalam An experiment in leisure (Science Journal, 1968), W.J. Kaiser menganalisa respon dari 390 pegawai pabrik baja yang melakukan liburan selama 13 minggu. Ia menemukan liburan ternyata dapat memberikan keuntungan bagi kehidupan keluarga. Para pekerja dilaporkan lebih tertarik dan berbagi kegiatan dengan pasangan dan anak-anak mereka.

artikel ini cuma copypaste :) hihi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih :)